Belum Banyak Yang Tahu! Ternyata inilah 16 PENYEBAB KANKER PAYUDARA!!! Bantu Sebarkan, agar banyak orang tahu.

Posted on

Pada dasarnya belum dapat dipastikan bahwa seorang wanita dapat mengembangkan penyebab kanker payudara dalam dirinya atau tidak.

Namun ada beberapa penyebab yang mempengaruhi kemungkinan berkembangnya kanker payudara. Beberapa faktor penyebab kanker payudara ini ada yang tidak dapat di ubah dan beberapa faktor lainnya dapat diubah untuk mencegah timbulnya kanker payudara ini. Berikut ini penyebab umum kanker payudara yang perlu para wanita ketahui:

#1. Benjolan jinak yang dialami

Terkena masalah benjolan jinak sebenarnya tidak serta merta membuat orang yang mengalaminya terkena kanker payudara, akan tetapi benjolan tertentu memang bisa meningkatkan risiko kanker payudara.

Perubahan kecil pada jaringan payudara, seperti pertumbuhan sel yang tidak lazim dalam saluran (lobulus), bisa meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

#2. Faktor genetika

Memiliki anggota keluarga, seperti ibu, kakak, adik atau anak, apabila ada yang mengidap kanker payudara (ovarium), maka risiko terkena kanker payudara meningkat.

#3. Faktor usia

Risiko kanker bisa meningkat seiring dengan bertambahnya usaha, dimana kanker payudara umumnya dialami oleh wanita berusia di atas 50 tahun, yaitu sekitar 80 persen.

#4. Paparan Radiasi

Paparan radiasi juga mengakibatkan meningkatnya risiko kanker payudara, paparan radasi termasuk berasal dari prosedur medis, seperti melakukan rontgen dan CT scan.

#5. Jenis Kelamin

Faktor genetik yang satu ini sudah tentu tidak asing lagi, Betul.. Wanita 100 kali lebih berisiko terkena kanker payudara dibandingkan dengan pria.

#6. Riwayat Dalam Keluarga

penyebab kanker payudaraDi dalam keluarga yang di dalamnya terdapat kerabat dekat yang menderita kanker payudara atau kanker ovarium, kemungkinan besar terkena kanker payudara ini menjadi lebih tinggi.

Beberapa kasus kanker payudara tidak mengalami herediter atau diturunkan dalam keluarga, namun gen tertentu dapat meningkatkan resiko kanker payudara.

Lakukan skrining genetik kanker payudara, jika ditemui kerabat dekat seperti ibu kandung, saudara perempuan atau anak, yang telah menderita kanker payudara di bawah usia 50 tahun. Konsultasikan hal ini sebelumnya pada tenaga medis yang berwenang.

#7. Ras

Masalah ras mungkin perlu menjadi pertimbangan, dari data yang dihimpun dari National Breast Cancer wanita “Bule” lebih banyak terkena jenis kanker payudara.

#8. Riwayat kesehatan pribadi

Jika anda telah terdiagnosis terkena kanker payudara pada salah satu bagian payudara, maka kemungkinan besar faktor risiko akan meningkat pada payudara yang lain. Risiko juga sangat tinggi jika sebelumnya telah terdeteksi sel sel abnormal di sekitar payudara.

#9. Masa Menstruasi & Reproduksi

Jika anda telah mengalami menstruasi dini pada usia kurang dari 12 tahun dan manepause terlambat (lebih dari 55 tahun) kemungkinan lebih tinggi terkena risiko kanker payudara. Faktor lain adalah tidak memiliki anak dan melahirkan di usia yang cukup tua menjadikan risiko terkena kanker payudara lebih besar.

#10. Kepadatan Payudara

Wanita memiliki payudara yang di dalamnya terdapat jaringan kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus). Jaringan payudara yang padat mengandung sel-sel payudara yang lebih tinggi dan memungkinkan terjadinya kanker payudara karena lebih banyak sel-sel yang dapat menjadi kanker. Pemeriksaan jaringan payudara dengan mammogram (scan payudara) juga sulit untuk mendeteksi keberadaan jaringan abnormal.

#11. Kelebihan Berat Badan

Terkait dengan hormon estrogen dalam tubuh, ternyata menjadi penyebab kanker payudara, terutama seseorang yang mengalami kelebihan berat badan dan telah mengalami menopause lebih berisiko terkena kanker payudara. Hal ini diduga terkait dengan jumlah estrogen dalam tubuh, karena kelebihan berat badan atau obesitas setelah menopause menyebabkan lebih banyak estrogen yang akan diproduksi.

#12. Implan Payudara

Implan sering ditanam dalam tubuh, tak terkecuali pada bagian payudara. Wanita yang menggunakan implan payudara dapat mempengaruhi terjadinya kanker payudara lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan yang tidak memakainya. Hal ini dikemukakan oleh para peneliti dari Kanada dilaporkan dalam BMJ (British Medical Journal) May 2013 ((medicalnewstoday.com , What Is Breast Cancer? What Causes Breast Cancer?, diakses 04 November 2014)).

#13 . Melakukan Pekerjaan Tertentu

Beberapa penelitian telah menunjukkan keterkaitan pekerjaan wanita terhadap timbulnya kanker payudara. Penelitian di Prancis menunjukkan hubungan antara wanita yang bekerja pada malam hari dan nelum pernah mengalami kehamilan, dapat menjadi penyebab kanker payudara. Selain itu, penelitian dari Kanada mengemukakan bahwa pekerjaan tertentu, memungkinkan tubuh manusia kontak ke dalam karsinogen, misalnya pekerjaan di bar, otomotif, perusahaan manufaktur plastik, dan perusahaan makanan kemasan (kaleng, plastik).

#14. Konsumsi Alkohol

Bahaya alkohol salah satunya adalah dapat menjadi penyebab berkembangnya sel kanker, seperti kanker payudara. Sebuah penelitian kanker mengemukakan bahwa setiap 200 wanita yang secara teratur mengkonsumsi minuman beralkohol setiap sehari, terdapat tiga wanita yang terkena kanker payudara, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali.

#15. Terapi Penggantian Hormon (HRT)

Terapi penggantian hormon (HRT) sering dihubungkan dengan risiko kanker payudara yang menjadi lebih tinggi. Diperkirakan bahwa akan ada tambahan 19 kasus kanker payudara untuk setiap 1.000 wanita yang menggunakan kombinasi HRT selama 10 tahun. Resiko kanker akan terus meningkat jika semakin lama melakukan HRT. Pemakaian HRT untuk membuat hormon kembali normal selama atau lebih dari lima tahun harus di hentikan, penghentian pemakaian HRT merupakan cara mencegah kanker payudara yang paling efektif.

#16. Terkena racun Pestisida

Konsumai sayur dan buah-buahan menjadi ciri gaya hidup sehat. Akan tetapi, hal ini juga bisa menjadi bumerang ketika kesalahan dalam memilih sayur dan buah yang hendak dikonsumsi.

Kandungan pestisida yang menempel pada sayur atau buah bisa berakibat timbulnya reaksi pada tubuh berupa pertumbuhan sel kanker. Sehngga, penting untuk cerdas dalam memilih sayur dan buah yang organik, yang tidak tercemar pestisida.

Sebuah penelitian yang dilakukan para ahli dari University of Liverpool menyebutkan bahwa pestisida bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Apabila memang terpaksa membeli sayur dan buah non organik, maka dalam pengolahannya harus dicuci hingga bersih sebelumnya.

Sumber: faktakanker.com, kesehatantubuh-tips.blogspot.com

Loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *